• Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Plurk
Blue Orange Green Pink Purple

Hidup akan bermakna jika anda...

BELAJAR: Apa yang tidak anda ketahui tidak akan melukai anda. Anda harus tetap belajar agar eksis, dan sukses. Kita belajar dari apa yang kita lihat - kita dengar - kita baca.

MENCOBA: Tidak hanya dengan belajar,anda juga harus mencoba untuk mengetahui apakah anda bisa melakukannya. Cobalah melakukan sesuatu yang berbeda, mencoba membuat beberapa kemajuan, mencoba belajar beberapa ketrampilan baru.

PEDULI: Peduli untuk memberikan hasil terbaik. Peduli melakukan perubahan. Peduli untuk menjadi pemenang.

Filosofi Sunan Drajat

Saya terheran-heran melihat betapa banyaknya masalah yg dihadapi oleh Indonesia saat ini, ditambah lagi sikap para wakil rakyat yang tidak peka dan cuek melihat kondisi ini. banyak sekali orang "atas" yang hanya memandang kedudukan hanya sebagai ladang foya-foya dan menambah kekayaan, mereka tidak mengerti bahwa apa yang mereka perbuat nantinya akan dipertanggung-jawabkan.

Seharusnya kita pribadi dan orang "atas" sana secara sadar mau melirik kembali pesan atau filosofi yang telah disampaikan oleh Sunan Drajat. Filosofi Sunan Drajat dalam pengentasan kemiskinan yang telah terabadikan dalam sap tangga ke tujuh dari tataran komplek Makam Sunan Drajat. Secara lengkap makna filosofis ke tujuh sap tangga tersebut sebagai berikut :

1. Memangun resep teyasing Sasomo (kita selalu membuat senang hati orang lain).

2. Jroning suko kudu eling Ian waspodo (di dalam suasana riang kita harus tetap ingat dan waspada).

3. Laksitaning subroto tan nyipto marang pringgo bayaning lampah (dalam perjalanan untuk mencapai cita - cita luhur kita tidak peduli dengan segala bentuk rintangan).

4. Meper Hardaning Pancadriya (kita harus selalu menekan gelora nafsu-nafsu).

5. Heneng - Hening - Henung (dalam keadaan diam kita akan mem­peroleh keheningan dan dalam keadaan hening itulah kita akan mencapai cita - cita luhur).

6. Mulyo guno Panca Waktu (suatu kebahagiaan lahir batin hanya bisa kita capai dengan salat lima waktu).

7. Menehono teken marang wong kang wuto, Menehono mangan marang wong kang luwe, Menehono busono marang wong kang wudo, Menehono ngiyup marang wongkang kodanan (Berilah ilmu agar orang menjadi pandai, Sejahterakanlah kehidupan masya­rakat yang miskin, Ajarilah kesusilaan pada orang yang tidak punya malu, serta beri perlindungan orang yang menderita).

Apabila pesan atau filosofi dari Wali Allah itu diterapkan, InsyaAllah Indonesia akan menjadi negara yang penuh berkah dan rahmat dari Allah. Semoga kita semua umumnya dan Orang atas khusunya dapat mengamalkan serta menjadikan ini sebagai tolak ukur untuk Indonesia lebih baik.
Read More 0 komentar | Diposting oleh Agus Fauzi | edit post

0 komentar



Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Loveart Gus

  • About Me
      Segumpal Darah dan Daging yang memposisikan dirinya sebagai Pengusaha di bidang Desain Grafis dan Advertising serta Multimedia Creative. Diberbagai kesempatan sering memperkenalkan diri dengan nama AGUS FAUZI.
  • Blog Archive

    • ▼ 2010 (6)
      • ▼ Agustus (2)
        • Mengupas 8 Golongan Penerima Zakat
        • Filosofi Sunan Drajat
      • ► Juli (4)
    Plurk.com
  • Search






    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Facebook
    • Twitter
    • Plurk

    © Copyright Loveart Gus. All rights reserved.
    Designed by FTL Wordpress Themes | Bloggerized by FalconHive.com
    brought to you by Smashing Magazine | Distributed by Deluxe Templates

    Back to Top